Penyebab Dan Cara Mencegah Penyakit Diabetes Di Usia Muda

penyebab dan cara mencegah penyakit diabetes di usia muda

Penyakit diabetes atau kencing manis tidak hanya menyerang para orang tua yang berada di usia lanjut saja, ada juga sebagian orang di usia muda yang terkena penyakit diabetes. Lalu apakah penyebab diabetes ini? Bagaimanakah cara mencegah penyakit diabetes di usia muda?

Di zaman dahulu, diabetes ini sering menyerang orang yang berusia lanjut yang menginjak kepala empat. Namun kenyataan sekarang sudah banyak berubah, banyak fakta yang menunjukkan bahwa diabetes juga mulai sering diderita oleh anak usia muda dibawah umur 40 tahun.

Ini berdasarkan data dari Diabetes Atlas IDF bahwa ada 2 juta remaja di usia 12-19 tahun sudah memasuki tahap pra-diabetes dan angka tersebut diprediksi akan terus bertambah. Dan saat usia mereka menginjak 30 tahun maka mereka mungkin benar-benar telah menderita penyakit diabetes.

loading...

Penyakit diabetes menjadi penyebab kematian nomor 6 di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa kasus kematian yang disebabkan oleh diabetes tidak boleh di boleh di pandang sebelah mata. Diabetes dapat menyerang siapa saja tanpa memandang umur. Oleh karena itu kita harus melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin.

Pengertian Diabetes Melitus

Penyakit Diabetes Melitus (DM) atau sering juga disebut kencing manis adalah suatu penyakit saat kondisi tubuh seseorang tidak bisa mengendalikan kadar glukosa di dalam darah. Diabetes ini disebabkan oleh secara drastis meningkatnya kadar gula darah di dalam tubuh. Ada patokan angka tertentu untuk mengukur kisaran standar kadar gula pada tubuh manusia, jika melebihi angka wajar maka dapat menimbulkan penyakit komplikasi seperti diabetes tersebut.

Saat asupan karbohidrat masuk ke dalam tubuh maka akan diproses menjadi gula atau glukosa yang nantinya meresap ke dalam aliran darah dan berubah menjadi energi. Namun, sebelum glukosa tersebut bertransformasi menjadi bahan bakar energi, glukosa akan diangkut ke seluruh tubuh dengan bantuan hormon insulin. Bila jumlah glukosa terlalu besar maka hormon insulin akan membantu menyimpan glukosa di dalam otot dan hati.

Bila kerja hormon insulin ini terganggu maka glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel, tapi akan mengendap di pembuluh darah sehingga kisaran wajar gula darah akan meningkat. Dan jika berlebihan maka akan menimbulkan masalah yang disebut komplikasi penyakit diabetes.

Jenis-Jenis Diabetes Melitus

jenis dan tipe diabetes
Gambar via https://www.pharmacy4less.com.au

Secara garis besar, Diabetes Mellitus ini dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Diabetes Melitus Tipe 1

Ciri dari penyakit diabetes tipe 1 ini adalah tubuh tidak bisa memproduksi insulin dan muncul secara tiba-tiba serta berkembang dengan cepat. Dan dalam waktu beberapa bulan langsung berubah menjadi penyakit kronis. Dari sekian banyak kasus diabetes yang dialami oleh orang, hanya 10% saja yang terkena DM tipe 1 ini dan umumnya dialami oleh para remaja usia m.

2. Diabetes Melitus Tipe 2

Sekitar 90% kasus diabetes yang terjadi adalah tipe 2 dan diabetes tipe 2 ini banyak menyerang orang di usia dewasa 30 tahun ke atas. Yang menjadi penyebab utamanya adalah faktor kegemukan atau obesitas. Namun pencegahan dan penyembuhan diabetes melitus tipe 2 ini lebih mudah dari jenis tipe 1, yaitu dengan cara mengontrol berat badan dan diet sehat.

3. Diabetes Gestational

Selain tipe diatas, ada juga diabetes yang sering dialami oleh ibu yang sedang hamil yaitu diabetes gestational.

Kisaran wajar gula darah yang normal adalah :

  • Sebelum makan 70-130 mg/dl
  • 2 jam sesudah makan, dibawah 180 mg/dl
  • Saat puasa, kurang dari 100mg/dl
  • Malam hari sebelum tidur 100-140 mg/dl

Dari point diatas dapat kita ketahui bahwasanya kadar gula yang melebihi angka-angka diatas maka dapat menyebabkan penyakit diabetes. Ketika kadar gula melebihi 126 mg/dl ketika berpuasa (tubuh tidak mendapatkan kalori selama 8 jam) atau lebih dari 200 mg/dl ketika tidak berpuasa maka bisa dipastikan kita sedang terkena penyakit diabetes. Namun pada umumnya, orang akan merasakan gejala penyakit tersebut ketika gula darah melebihi 200 mg/dl.

Gejala Penyakit Diabetes Mellitus

gejala penyakit diabetes melitus
Gambar via http://www.express.co.uk

Berikut dibawah ini gejala diabetes melitus tahap awal yang harus diwaspadai, karena bisa saja terjadi pada usia tua maupun usia masih muda.

1. Sering Berkemih

Orang normal biasanya mengeluarkan kencing 1-2 liter saja per hari, jika melebihi batas wajar tersebut maka Anda perlu memeriksa kadar gula darah sebelum terlambat. Ini terjadi karena meningkatnya gula dalam darah yang mengakibatkan ginjal harus menyerap banyak air dari tubuh untuk mengurainya dan pada akhirnya membuat air kemih semakin banyak.

2. Cepat Haus

Polidipsia atau sering merasa kehausan juga termasuk ciri-ciri dari penyakit diabetes. Ini disebabkan karena tubuh memerlukan banyak air untuk mengurai jumlah kadar gula darah yang tinggi. Orang yang terkena diabetes sering merasa dahaga meskipun sudah banyak mengkonsumsi air.

3. Lapar Yang Berlebihan

Ini disebabkan karena hormon insulin sangat berkurang dan menjadi lemah sehingga otot kekurangan asupan gula. Keadaan ini membuat otak merespon bahwa tubuh membutuhkan asupan makanan. Sering merasa lapar juga termasuk salah satu gejala utama diabetes melitus.

4. Turunnya Berat Badan

Walaupun tubuh sering merasa haus dan lapar, namun berat badan tubuh justru akan semakin berkurang, bukan bertambah. Meskipun asupan makanan pada tubuh berjumlah banyak, itu akan habis terbakar di dalam tubuh. Ini sebabkan karena tubuh harus bekerja maksimal akibat dari gula yang tinggi di dalam darah.

5. Mudah Lelah Atau Capek

Hormon insulin yang berkurang secara drastis tidak dapat memproses glukosa menjadi energi karena mengendap dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan otot melemah dan mudah lelah.

6. Luka Sulit Kering

Jika Anda mengalami luka yang sulit disembuhkan maka sebaiknya periksa ke dokter, karena bisa jadi ini disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak normal.

7. Muncul Bintik Hitam

Gejala diabetes juga ditandai dengan munculnya bintik hitam di kaki, ketiak dan lehar. Selain bintik hitam, penderita diabetes juga mengalami beberapa lipatan pada bagian tubuh tertentu.

Selain itu ada juga gelaja penyakit diabetes lainnya, seperti penglihatan mata terganggu secara tiba-tiba, mudah terkena infeksi kulit, mati rasa pada ujung telapak tangan dan kaki dan yang lainnya.

Penyebab Penyakit Diabetes Menyerang Remaja Usia Muda

penyebab penyakit diabetes
Gambar via http://www.thewalkingencyclopedia.com

Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin canggih dan modern ini, gaya hidup juga mulai bergeser sedikit demi sedikit. Zaman sekarang sudah serba otomatis. Dulu banyak orang yang melakukan aktifitas sehari-hari dengan cara manual, namun saat ini sudah banyak dibantu oleh mesin yang instan tanpa perlu mengeluarkan keringat. Cara bekerja orang dahulu berbeda dengan orang-orang kekinian. Saat ini kita lebih banyak menghabiskan waktu kerja di depan komputer dan duduk di belakang meja kerja.

Begitu juga dengan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jenis makanan juga menjadi faktor pemicu terserangnya penyakit diabetes di usia muda. Dulu kita sering mengkonsumsi makanan yang berbahan alami, namun saat ini sudah banyak makanan cepat saji (fast food, junk food) yang digandrungi oleh kawula muda. Padahal semua makanan tersebut banyak mengandung pengawet, pewarna, pemanis buatan, penambah rasa dan bahan-bahan kimia yang lainnya.

Inilah yang menjadi pangkal pemicu terjadinya diabetes melitus. Gaya hidup yang serba instan tersebut menjadi kebiasaan buruk yang mewabah di kalangan remaja muda. Asupan makanan yang mengandung kalori tinggi dan tubuh yang kurang bergerak membuat peredaran gula darah terganggu. Hormon insulin di dalam tubuh tidak mampu mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.

Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum alkohol, sering begadang, suka ngemil, makan gorengan juga sering menjadi penyebab orang terserang penyakit diabetes. Jadi sebaiknya hindari pola hidup tidak sehat seperti yang disebutkan diatas.

Dampak Negatif Penyakit Diabetes Melitus

  1. Stroke. Ada peningkatan gula dalam darah dapat menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah. Hal inilah yang dapat menimbulkan stroke dan penyakit kardiovaskuler lainnya.
  2. Jantung. Rusaknya pembuluh darah arteri dipicu oleh kadar gula darah yang terlalu tinggi sehingga dapat memicu gangguan pada jantung.
  3. Osteoporosis. Diabetes juga dapat menyebabkan tingkat kepadatan tulang menurun.
  4. Ginjal. Tingginya kadar gula darah membuat kinerja ginjal akan semakin berat sehingga mudah mengalami kerusakan.
  5. Gangguan Penglihatan. Penyakit diabetes juga dapat merusak pembuluh darah mikro pada mata sehingga akan menyebabkan kebutaan dan ganguan penglihatan lainnya.
  6. Infeksi Kulit. Jaringan sel kulit akan mengalami kerusakan dan menyebabkan luka yang sulit disembuhkan. Bahkan ada kasus luka karena diabetes harus disembuhkan dengan cara diamputasi.
  7. Mudah pikun. Kadar gula tinggi juga dapat mengganggu aliran darah pada otak terganggu dan akhirnya penderita diabetes ini mudah pikun.
  8. Sistem kekebalah tubuh juga mengalami penurunan yang drastis.

Cara Mencegah Penyakit Diabetes Di Usia Muda

Setelah mengetahui penyebab penyakit diabetes di usia muda maka kita dapat dengan mudah mengatasi dan mencegah diabetes tersebut. Berikut dibawah ini cara mencegah agar tidak terkena penyakit diabetes di usia muda :

1. Rajin Olahraga

olahraga
Gambar via http://www.campioni.cn

Melakukan olahraga secara rutin dan teratur maka dapat mengurangi stres, memperlancar metabolisme gula darah dan memaksimal kerja organ pankreas agar menghasilkan hormon insulin yang dapat mengendalikan jumlah kadar gula di dalam darah, karena itu semua adalah pemicu penyakit diabetes.

Olahraga ini tidak harus yang berat, asalkan ada aktifitas fisik meskipun ringan seperti bersepeda, renang, jalan kaki, dll. Lakukan secara rutin setiap hari selama 30 menit dan minimal 5 kali dalam satu minggu. Selain untuk membakar kelebihan sumber energi di dalam tubuh, olahraga juga dapat menjaga berat badan ideal agar tidak gemuk.

2. Hindari Stres

stres
Gambar via https://www.today.com

Stres yang berkepanjangan juga dapat memicu penyakit diabetes karena tubuh tidak dapat mengendalikan hormon insulin sehingga dapat meningkatkan kadar glukosa di dalam darah. Jika dalam 1 minggu anda memiliki waktu 6 hari bekerja maka luangkanlah 1 hari untuk refreshing, jalan-jalan atau relaksasi.

Jika menghadapi suatu masalah yang terlalu berat, jangan terlalu diambil pusing. Hadapi dan jalani saja semua masalah, jangan malah terlalu dipikirkan. Karena itu dapat menimbulkan stres. Easy going aja.

3. Pola Makan Sehat

pola makan sehat
Gambar via http://www.besthealthmag.ca

Mengkonsumsi makanan dalam jumlah banyak juga dapat memicu obesitas atau kegemukan. Karena itu juga menjadi pemicu datangnya berbagai penyakit, termasuk diantaranya adalah diabetes. Oleh karena itu kita harus pintar mengatur pola makan yang sehat dan memilih jenis makanan yang benar-benar baik bagi tubuh agar bisa terhindar dari obesitas.

Perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan karena keduanya banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Sayur dan buah juga dapat memperlancar aliran darah sehingga dapat mencegah kerusakan sel pembuluh darah.

4. Aktif Bergerak

aktif bergerak
Gambar via http://www.edaily.co.kr

Malas bergerak atau jarang melakukan aktifitas fisik juga dapat memicu meningkatnya kadar gula darah di dalam tubuh. Jika aktifitas Anda setiap hari selalu berada di depan komputer atau di belakang meja maka setidaknya usahakan lakukan gerakan fisik agar metabolisme gula dalam darah terus dalam kadar yang stabil.

5. Tidur Yang Cukup

tidur yang cukup
Gambar via http://www.todafeita.com.br

Tubuh memerlukan istirahat setidaknya 6-8 jam per hari. Kurang tidur dapat menyebabkan proses metabolisme dalam tubuh tidak maksimal dan juga tubuh akan sering merasa lapar. Akibatnya tubuh akan mengalami peningkatan gula dalam darah.

Beberapa Makanan Yang Cocok Untuk Penderita Diabetes

Ada beberapa makanan sehat yang baik di konsumsi penderita diabetes untuk mengurangi bahaya dari penyakit tersebut. Bagi penderita diabetes biasanya akan diberi terapi melalui pola makan yang sehat dan teratur. Makanan ini biasanya rendah lemak dan rendah kalori, yang berfungsi untuk menstabilkan kadar gula darah di dalam tubuh.

Berikut beberapa makanan yang baik bagi penderita diabetes :

1. Beras Merah

beras merah
Gambar via https://www.chowhound.com

Ganti mengkonsumsi beras putih menjadi nasi beras merah, karena beras putih itu mengandung kadar gula yang tinggi. Sementara beras merah berfungsi untuk mengurangi kadar gula darah di dalam tubuh. Beras merah kaya akan serat sehingga proses penghancuran dalam pencernaan sangat lama. Itulah sebabnya orang yang mengkonsumsi beras merah tidak mudah lapar.

2. Oatmeal

oatmeal
Gambar via http://www.foodnetwork.com

Saat mengkonsumsi oatmeal, tidak disarankan lagi menambahkan gula. Kandungan gula pada oatmeal tidaklah sama dengan kandungan gula pada nasi putih. Oatmeal tanpa gula sudah mengandung serat yang tinggi sehingga sangat baik untuk mengontrol gula darah.

3. Brokoli Dan Bayam

brokoli bayam
Gambar via http://www.raisedurbangardens.com

Brokoli banyak mengadung sulforaphane dan bayam kayak akan lutein yang dapat menormalkan kadar gula di dalam darah. Kedua sayuran tersebut juga mampu untuk memperbaiki dan melindungi dinding pembuluh darah dari rusaknya kardiovaskular akibat penyakit diabetes melitus.

Bayam dan brokoli juga berfungsi sebagai antiinflamasi untuk mengontrol glukosa darah serta dapat meningkatkan produksi enzim yang dapat mencegah terjadinya penyakit kanker. Dalam brokoli juga terkandung kromium yang dapat bekerja untuk meningkatkan sesitifitas hormon insulin di dalam tubuh.

4. Buah-Buahan

buah-buahan
Gambar via https://www.vebma.com

Ada banyak sekali jenis buah-buah yang dapat menghilangkan lemak di dalam tubuh dan juga dapat mengendalikan kadar gula dalam darah. Seperti buah blueberry dan acaiberry. Keduanya banyak mengandung antosianin yang berkhasiat untuk mengecilkan sel lemak dan menstimulasi hormon yang mengatur kadar glukosa darah.

Selain makanan yang disebutkan diatas, penderita diabetes juga bisa mengkonsumsi biji-bijian utuh seperti kentang panggang, roti dan sereal, daging tanpa lemak yang dikukus atau dipanggang, popcorn tawar, susu rendah lemak dan telur, ikan tuna dan ikan salmon.

Ada juga beberapa makanan yang harus dihindari oleh penderita penyakit diabetes agar kadar gula darah tetap terjaga dengan baik. Seperti roti tawar atau makanan yang terbuat dari tepung terigu, keju, mentega, garam, saus, sayuran kaleng, daging berlemak, susu tinggi lemak, organ dalam hewan, makanan yang banyak mengandung lemak seperti gorengan dan masih banyak lagi.

Jadi kesimpulannya, para penderita diabetes baik yang berusia tua maupun yang usia muda, sangat dianjurkan untuk membuat makanan yang diproses atau dimasak sendiri supaya bisa memantau bahan baku yang diperbolehkan dan bahan yang harus dihindari sebelum masuk ke dalam tubuh.

Rubahlah gaya hidup anda dari yang tidak sehat menjadi lebih baik supaya diabetes dapat dicegah sejak usia muda. Lakukan tes gula darah secara rutin dan konsultasikan kepada dokter tentang kondisi tubuh dan makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh tubuh.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*