Manfaat Keladi Tikus Untuk Kanker Dan Kesehatan Tubuh

manfaat keladi tikus untuk kanker

Mungkin tidak semua orang mengetahui akan tanaman keladi tikus, sebab tanaman ini tidak dapat tumbuh di setiap tempat. Ada banyak sekali manfaat keladi tikus bagi kesehatan. Dan yang paling populer ialah sering digunakan sebagai pengobatan penyakit kanker.

Tanaman keladi tikus (typhonium flagelliforme) adalah sejenis tanaman yang hampir sama dengan talas. Orang Jawa menyebutnya Talas Kunting. Di negara Cina, keladi tikus disebut Lioshu Yu. Sebutan lainnya adalah daun panta susu, trenggiling mentik, tumbuhan merata, kalamayong dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tinggi tanaman keladi tikus hanya berkisar 30 cm saja dan biasa tumbuh di ketinggian 1000 meter dpl. Keladi tikus lebih cocok tumbuh di tanah yang basah dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Tanaman ini cepat berkembang saat musim penghujan. Dan bila musim kemarau, daunnya akan berguguran dan akan bersemi kembali pada musim penghujan melalui umbinya yang terpendam di dalam tanah.

Mahkota bunga keladi tikus berwarna putih, kecil dan memanjang mirip dengan ekor tikus. Mungkin alasan inilah disebut keladi tikus. Daun keladi tikus agak panjang dan meruncing serta berwarna hijau. Umbi keladi tikus terpendam di dalam tanah dan sejatinya ini adalah akarnya yang menggelembung berbentuk bulat lonjong.

Manfaat Keladi Tikus Untuk Kanker

Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), penyakit kanker menempati urutan ke-9 penyakit paling mematikan. Ada banyak obat kimia yang diciptakan untuk melawan pertumbuhan sel kanker. Namun menggunakan obat kimia dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan masalah baru, seperti kerusakan pada organ ginjal.

Oleh karenanya, bahan-bahan herbal bisa dijadikan sebagai pengobatan alternatif karena lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping. Salah satu herbal alami untuk melawan kanker adalah keladi tikus.

Meskipun fungsi keladi tikus sebagai obat kanker tidak sepopuler kulit manggis dan daun sirsak, khasiat yang terdapat di dalam keladi tikus tidak boleh dipandang sebelah mata. Baik umbi maupun daun keladi tikus banyak memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh.

Keladi tikus mulai populer sebagai tanaman herbal pengobatan kanker setelah dilakukan penelitian pada tahun 1995 oleh Prof. Dr. Chris KH dari Universiti Sains Malaysia. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ekstrak kloroform umbi keladi tikus dapat menghambat pertumbuhan sel kanker hingga 50 persen.

Pada penelitian yang lainnya juga menyebutkan bahwa di dalam tanaman keladi tikus terdapat kandungan fitol yang dapat melawan sel kanker. Fitol ini bekerja melalui 2 cara, yaitu sebagai antiproliferasi spesifik dan bekerja melalui induksi apoptosis (sel kanker melakukan bunuh diri).

Berikut dibawah ini beberapa kandungan alami pada keladi tikus yang berkhasiat untuk mengatasi sel kanker, yaitu:

  • Zat kurkumin. Ini adalah senyawa anti-inflamasi yang memiliki sifat anti peradangan. Zat ini berkhasiat sebagai mediator untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat melawan sel kanker bersama-sama.
  • Dengan kandungan antioksidan yang cukup tinggi, keladi tikus dapat melawan radikal bebas sehingga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Ribosome inacting protein (RIP). Zat ini juga terdapat pada pada jahe, temulawak dan kunyit. Peranan RIPS sangat penting untuk mencegah sel kanker agar tidak menyebar ke seluruh tubuh. RIP juga berfungsi untuk menghancurkan semua sel kanker tanpa harus merusak sel lain yang terdapat di dalam tubuh.
  • Cara kerja senyawa fitol dalam melawan sel kanker terbagi menjadi 2 cara, yaitu sebagai antiproliferasi dan induksi apoptosis. Rantai DNA sel kanker akan terpotong dengan senyawa ini.

Manfaat keladi tikus dalam pengobatan kanker ini terbilang sangat ampuh dan efektif. Ada banyak jenis kanker yang dapat disembuhkan dengan keladi tikus, diantaranya adalah kanker paru-paru, kanker payudara, kanker otak, kanker serviks, kanker darah, kanker tulang, kanker limpa, kanker ginjal, kanker usus besar, kanker pankreas, kanker empedu, kanker rektum dan yang lainnya.

Artikel Lain : Pola Makan Dan Makanan Pencegah Kanker Paling Efektif

Beragam Manfaat Keladi Tikus Bagi Kesehatan

1. Melawan radikal bebas

Salah satu pemicu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh adalah karena radikal bebas. Di dalam radikal bebas terdapat kimia yang membahayakan tubuh. Radikal bebas bisa ditemukan dimana saja karena berasal dari polusi lingkungan di sekitar kita.

Polutan yang diserap melalui hidung akan mudah tersebar ke paru-paru, jantung dan organ tubuh lainnya. Namun kandungan senyawa yang terdapat di dalam keladi tikus dapat melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas.

Zat di dalam keladi tikus yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas adalah antioksidan dan zat bioaktif. Dengan mengonsumsi ekstrak keladi tikus maka tubuh akan terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

2. Menyembuhkan bisul

Penyebab timbulnya bisul karena adanya kuman dan bakteri di dalam tubuh. Para penderita bisul biasanya akan kesulitan beraktifitas dan sangat mengganggu penampilan. Oleh karena itu, bisul harus segera ditangani dengan segera agar aktifitas tetap berjalan dengan lancar.

Para penderita bisul bisa menggunakan umbi dan daun keladi tikus yang telah dihaluskan dan kemudian tempelkan pada bisul. Lambat laun bisul akan kempes dengan sendirinya.

Zat pada keladi tikus yang memiliki peranan penting dalam pengobataan bisul adalah zat hepatoprotektor dan immunomodulator. Keduanya bermanfaat untuk menyembuhkan bengkak dan meredakan rasa nyeri yang disebabkan oleh bisul.

3. Detoksifikasi alami

Di dalam tubuh manusia banyak di temukan racun yang berasal dari makanan dan minuman yang tidak bisa diurai oleh tubuh. Racun tersebut mengendap di dalam tubuh. Selain itu, penyebab racun dalam tubuh juga dikarenakan limbah dan zat kimia yang berasal dari polusi udara.

Sebenarnya tubuh bisa dengan sendirinya membuang racun yang mengendap di dalam organ. Tapi jika terjadi kerusakan sel maka proses pembuangan racun (detoksifikasi) akan terhambat.

Peranan keladi tikus disini adalah untuk memaksimalkan kerja organ tubuh dalam pembuangan racun yang mengendap. Zat penting yang berfungsi dalam proses detoksifikasi tersebut adalah ekstra typhonium flagelliforme dan zat fraksi etil asetat.

Baca Juga : Cara Mudah Untuk Mengeluarkan Toksin Di Dalam Tubuh

4. Anti bakteri alami

Tanaman keladi tikus juga memiliki sifat antibiotik yang berkhasiat untuk mencegah virus flu dan batuk. Bakteri yang akan menyerang tubuh dapat dicegah dengan optimal. Di dalam keladi tikus terdapat kandungan asam laurat dan asam kaprat yang dapat membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih oke maka Anda bisa mengkombinasikan tanaman keladi tikus dengan bahan herbal lainnya. Seperti kunyit putih, daun sirsak atau yang lainnya.

Cara Mengolah Tanaman Keladi Tikus

Biasanya tanaman keladi tikus lebih sering dimanfaatkan sebagai pengobatan penyakit kanker. Anda bisa menggunakan bagian umbi dan daun keladi tikus. Caranya adalah :

  • Siapkan 3 batang keladi tikus, pisahkan bagian umbi dan daunnya
  • Kupas umbi dan bersihkan dengan air
  • Rendam daun dan umbi yang telah di kupas selama 30 menit lalu tumbuk hingga halus
  • Letakkan pada sebuah wadah non logam, diamkan beberapa saat dan kemudian tambahkan 5 sendok air matang
  • Aduk sampai merata dan peras dengan kain untuk mendapatkan sarinya
  • Minum ramuan keladi tikus

Jangan terlalu banyak membuat ramuan keladi tikus karena dalam 1 kali pembuatan hanya untuk sekali minum. Sebab ramuan keladi tikus yang disimpan terlalu lama maka khasiatnya kurang optimal.

Biasanya setelah mengkonsumsi ekstrak keladi tikus akan menimbulkan rasa gatal pada tenggorokan. Anda bisa mengatasinya dengan mengkonsumsi air garam atau madu. Anda harus berhati-hati saat mengonsumsinya.

Daripada membuat ekstrak ramuan keladi tikus sendiri, sebaiknya Anda mengkonsumsi keladi tikus yang sudah berbentuk kapsul. Saat ini sudah banyak kapsul keladi tikus yang beredar di pasaran. Tentu ini lebih praktis dan tidak menimbulkan efek samping tertentu bagi kesehatan tubuh.

Efek Samping Keladi Tikus

Apakah ada dampak negatif tertentu yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi keladi tikus? Pakar kesehatan Universitas Indonesia, Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo menyatakan bahwa kapsul keladi tikus tidak menimbulkan efek samping sama sekali bagi kesehatan tubuh, asalkan mengkonsumsinya dalam dosis yang tepat.

Dosis amannya  adalah mengkonsumsi 3 kali dalam sehari dan masing-masing  1 kapsul. Meskipun kapsul keladi tikus ini dikonsumsi dalam waktu 5 tahun sebagai pengobatan penyakit tetap aman asalkan dalam batas wajar sesuai dosis.

Yang perlu diperhatikan adalah perbedaan antara efek samping dan reaksi tubuh setelah mengkonsumsi ekstrak keladi tikus. Biasanya setelah mengkonsumsi akan mengalami proses detoksifikasi, seperti feses yang hitam dan berbau, sedikit ngilu pada persendian dan menstruasi yang tidak teratur.

Kesimpulannya, manfaat keladi tikus ini sangatlah banyak untuk pengobatan penyakit secara alami. Salah satunya sangat efektif dalam pengobatan kanker.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*