Ibu Hamil Wajib Tau, Inilah Tanda-Tanda Mau Melahirkan Dalam Waktu Dekat

ibu hamil wajib tau inilah tanda-tanda mau melahirkan dalam waktu dekat

Ibu hamil tentunya sudah mengetahui hari perkiraan lahir (HPL) dari pemeriksaan USG atau juga bisa dihitung dari akhir haid. Meskipun demikian bukan berarti hari kelahiran bayi tepat dengan prediksi tersebut.

Ibu hamil harus merasakan sendiri perubahan fisik yang harus diwaspadai. Dan tentunya ini menandakan hari persalinan sudah menjelang dekat.

Oleh karena itu, sebaiknya kenali beberapa tanda-tanda yang biasanya dialami oleh ibu hamil ketika proses kelahiran sudah akan berlangsung dalam waktu beberapa jam ke depan.

Tanda-Tanda Akan Melahirkan Dalam Waktu 12 Jam

Berikut di bawah beberapa tanda-tanda akan melahirkan yang harus diketahui oleh ibu hamil. Diantaranya adalah :

1. Leher Rahim Mulai Membuka

Saat pemeriksaan terakhir menjelang HPL, dokter atau bidan akan melihat apakah leher rahim sudah terenggang atau belum.

Seiring dengan kontraksi rahim yang lebih teratur, leher rahim akan membesar atau melebar dengan cepat sehingga nantinya akan melancarkan proses keluarnya bayi.

Tidak hanya itu, ibu hamil juga akan merasakan kram perut dan nyeri punggung belakang yang lumayan parah. Diare, mual dan muntah juga terkadang merupakan salah satu pertanda yang dialami sebelum persalinan.

Ini disebabkan karena hormon yang di produksi oleh tubuh akan memudahkan kelahiran bayi dan merangsang usus lebih sering bergerak. Pastikan ibu hamil tetap banyak mengkonsumsi air putih supaya tubuh tetap terhidrasi.

Ibu hamil mungkin akan khawatir akan terjadi penurunan berat badan. Tapi sebenarnya tidak perlu khawatir, karena penurunan berat badan sesaat menjelang persalinan tidak akan mempengaruhi berat badan janin di dalam kandungan.

Meskipun demikian, ibu hamil justru merasa sangat lelah dan lebih sering tidur siang karena adanya kesulitan tidur di malam hari.

2. Kontraksi

Kontraksi juga dikenal sebagai salah satu tanda-tanda mau melahirkan pada ibu hamil, yaitu saat keluarnya zat oksitosin. Tapi apakah Anda tau jika ada kontraksi palsu yang sering mengecoh. Lalu bagaimana cara membedakan kontraksi palsu dengan kontraksi asli?

Kontraksi Asli

Sebelum terjadi pembukaan jalan lahir biasanya dimulai dulu dengan kontraksi. Kontraksi yang asli akan menyebabkan jalan lahir terbuka dan frekuensinya akan teratur.

Dan intervalnya makin lama makin jauh, yaitu setiap 30 detik, 60, 70 dan 90 detik dan akhirnya setiap 10 menit bisa terjadi 2-3 kali, semakin lama semakin kuat.

Di samping kontraksi tadi, biasanya akan dirasakan adanya nyeri di atas perut, pinggang dan di kaki. Ini disebabkan karena otot-otot mulai menegang. Rasanya hampir sama dengan rasa orang mau buang air besar.

Tentunya ini juga ada kaitannya dengan rangsangan pada otot tersebut untuk usaha melahirkan bayi, makanya ada rasa seperti mulas. Tapi yang jelas berbeda, karena kontraksi mau melahirkan ini jauh lebih berat dari mau BAB.

Kontraksi yang dirasakan ini makin teratur. Dan setelah kontraksi cukup kuat dan jalan lahir mulai membuka, maka yang terakhir adalah pecahnya ketuban.

Pada proses persalinan dibagi dalam 4 skala, yaitu :

  1. Skala kontraksi, yaitu dimulai dari rasa mulas hingga sampai pembukaan lengkap
  2. Skala proses kelahiran bayi
  3. Skala proses ari-ari atau placenta keluar
  4. Skala 2 jam setelah ari-ari lepas

Kontraksi Palsu

Yang perlu diperhatikan disini adalah usia kehamilan. Semakin mendekati masa persalinan maka tentunya kita harus semakin khawatir kalau yang terjadi itu adalah kontraksi asli.

Namun jika kontraksi terjadi saat masa persalinan masih cukup jauh, maka ini harus diperhatikan, apakah ini kontraksi asli atau palsu?

Kontraksi palsu ini biasanya terjadi pada awal-awal masuk trimester ketiga, yaitu masa kehamilan sekitar 7 bulan.

Terjadinya kontraksi palsu ini harus benar-benar diwaspadai, karena bisa saja juga terjadi kontraksi asli pada usia kehamilan yang belum cukup bulan tersebut.

Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah :

  • Kontraksi palsu sangat berbeda dengan kontraksi asli yang reguler, karena yang asli sudah pasti ada masa yang jelas.
  • Jika dalam posisi duduk terasa mules, cobalah posisi berdiri atau berbaring. Jika mulesnya hilang maka itu berarti kontraksi palsu.
  • Kontraksi palsu juga bisa sangat sering dialami oleh wanita hamil, ini disebut Braxton Hicks yaitu pengencangan yang terjadi pada perut. Ini biasanya yang sering keliru dianggap sebagai nyeri persalinan.

Dan jalan terakhir untuk memastikan apakah asli atau palsu maka bisa menggunakan alat kardiotokografi, yaitu alat yang biasa digunakan untuk mengecek kesehatan janin.

3. Keluar Cairan Kental

Tanda-tanda mau melahirkan yang selanjutnya akan keluar cairan keputihan yang kental dan berwarna kemerahan dari organ intim yang biasa disebut dengan bloody show.

Cairan ini tadinya menyumbat leher rahim selama kehamilan dan seiring dengan melebarnya leher rahim, cairan pun akan turun dan keluar dengan sendirinya.

Kontraksi yang awalnya tidak beraturan dan jarang tersebut (disebut Braxton Hicks), nantinya akan menjadi teratur dan berkala.

Dan penanda terakhirnya adalah pecahnya air ketuban yang merupakan tanda awal dari persalinan.

Jika bunda sudah merasakan tanda-tanda yang telah disebutkan diatas, maka segera hubungi dokter atau bidan, atau segera ke ruang bersalin.

Persiapan Menghadapi Persalinan

Bagi ibu hamil yang sedang menunggu proses persalinan, maka sebaiknya mempersiapkan beberapa hal supaya Anda dan sang buah hati bisa sehat sempurna. Diantaranya adalah :

1. Mempersiapkan mental

Banyak para ibu hamil yang merasa khawatir dan ketakutan ketika menghadapi proses persalinan, terutama ketika menghadapi kelahiran anak pertama.

Ini adalah wajar, karena memang para ibu hamil takut akan rasa sakit, takut terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti bayi cacat, kematian atau bisa juga karena malu kepada dokter atau bidan ketika proses persalinan.

Oleh karena itu persiapan mental merupakan hal yang menjadi perhatian utama ketika sudah memasuki trimester ketiga. Caranya bisa dengan cara curhat kepada orang terdekat atau membayangkan kebahagiaan ketika nantinya bersama si buah hati.

2. Olahraga Senam

Persiapan lain yang harus dilakukan ketika menghadapi persalinan adalah dengan melakukan olahraga senam atau melatih pernafasan.

Selain dapat meningkatkan kebugaran tubuh, ini juga bermanfaat untuk melatih otot panggul ketika menghadapi proses persalinan, sehingga proses kelahiran akan semakin lancar.

3. Percaya Diri

Rasa optimis atau percaya diri saat menghadapi persalinan sangat penting. Buang semua rasa pesimis yang dapat mengganggu jalannya proses persalinan.

4. Peranan Suami

Jangan remehkan peranan suami, karena ini sangat diperlukan ketikan proses persalinan sedang berlangsung. Ketika Anda berada di dekat suami maka akan menimbulkan rasa nyaman dan rasa percaya diri pun akan tumbuh.

Selain beberapa persiapan diatas, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil ketika sudah mendekati hari perkiraan lahir, diantaranya adalah mendengar pengalaman buruk orang lain.

Jangan sekali-kali mendengar atau membayangkan pengalaman buruk dari orang lain yang sudah pernah menjalani proses persalinan. Karena ini berdampak negatif terhadap persalinan dan memunculkan rasa cemas.

Dan jangan pernah putus asa. Ini tidak boleh terjadi pada Anda, terapkan rasa optimis bahwa Anda bisa dan sanggup menghadapi persalinan normal. Bayangkan hal-hal indah nantinya ketika Anda sudah bersama si kecil.

Daftar Makanan Yang Dapat Membantu Kontraksi

Berikut dibawah ini beberapa daftar makanan yang dapat membuat otot-otot rahim menjadi lebih elastis, lebih kuat dan lebih nyaman saat proses persalinan. Diantaranya adalah :

  • Pisang, kentang dan tomat sebab ketiganya sangat tinggi akan kandungan kalium.
  • Telur, ikan dan daging. Ini merupakan sumber protein yang sangat baik bagi ibu hamil
  • Susu dan yogurt. Ini adalah sumber kalsium yang sangat bermanfaat untuk tulang ibu hamil
  • Kacang polong, gandum dan biji bunga matahari dengan kandungan vitamin B1 bermanfaat untuk saraf ibu hamil
  • Buah alpukat dan ikan tuna karena tinggi akan kandungan vitamin E

Kesimpulan dari pembahasan diatas adalah jika Anda mengalami kontraksi dan tanda-tanda mau melahirkan lainnya maka jangan ditunda-tunda lagi, segeralah pergi ke dokter atau bidan Anda.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*