Hati-Hati, 10 Dampak Kurang Tidur Ini Berbahaya Bagi Kesehatan Loh!

dampak kurang tidur ini berbahaya bagi kesehatan

Tidur tak bisa dipungkiri menjadi cara paling efektif untuk mengistirahatkan tubuh setelah menjalani rutinitas harian yang begitu padat dan melelahkan. Tak hanya menjadi obat untuk mengusir rasa capek, tidur dengan posisi yang baik serta memenuhi waktu yang cukup juga menjadi modal utama Anda untuk tetap bugar setiap saat.

Namun pernahkah anda berfikir apa yang akan terjadi pada tubuh jika Anda tak mampu memenuhi keharusan untuk mengistirahatkan tubuh Anda dengan benar? Nah, inilah ironi yang jarang sekali dipikirkan oleh mayoritas orang.

Terlebih bagi mereka yang multitasking dan mengalami insomnia. Jika Anda salah satu dari mereka, ada baiknya jika Anda mengenali beberapa dampak kurang tidur di bawah ini. tentunya agar lebih waspada dan segera mencari jalan keluarnya.

Efek Dan Dampak Negatif Akibat Kurang Tidur

1. Kelelahan Fisik

Sama halnya seperti mesin, tubuh juga memerlukan jeda untuk bisa bekerja secara optimal. Dari pernyataan di atas, Anda bisa menyimpulkan bahwa hal serupa juga akan terjadi pada tubuh, termasuk organ vital yang terdapat di dalamnya.

Gunakan waktu yang Anda punya dengan baik. Apabila pada hari tertentu terpaksa harus lembur, maka pakailah jam siang untuk tidur walaupun hanya untuk waktu sebentar.

Namun, jika melihat dampak kurang tidur yang membahayakan, sebaiknya Anda harus lebih pandai memanajemen waktu yang Anda punya. Terlalu memaksakan diri untuk bekerja hingga larut malam akan membuat fisik akan capek dan lelah.

2. Stres Berlebihan

Efek selanjutnya ini mungkin jarang sekali terbesit di pikiran kebanyakan orang. Ya, bagaimana bisa kurang tidur berpengaruh terhadap stres pikiran dan depresi atau bahkan menimbulkan depresi yang berkepanjangan bagi seseorang?

Hal ini dibuktikan oleh jejak pendapat di tahun 2005 yang memaparkan bahwa penderita depresi atau kecemasan diminta untuk menghitung kebiasaannya tidur yang aplikasikan sehari-hari.

Dari sini terungkap jika sebagian besar responden mempunyai jam tidur kurang dari enam jam di malam hari. Mereka dilanda insomnia dan tertekan. Parahnya, depresi tersebut membuat mereka kian sulit terlelap.

3. Resiko Stroke

Siapa sangka jika stroke, yang notabene merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia ini juga diakibatkan oleh faktor tidur yang tidak tercukupi. Bagi Anda yang terlalu sering begadang atau menyempatkan diri hanya untuk streaming di malam hari, berpikir ulanglah sebelum melakukan kegiatan tersebut. Sebab secara tidak langsung, nyawa Anda yang menjadi taruhannya.

Dilansir dari Huffpost, orang dewasa yang biasa tidur dengan jam pendek (kurang dari 6 jam) lebih rentan terkena serangan stroke dibanding mereka yang bisa terlelap dengan teratur. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai dampak kurang tidur ini, Anda bisa membaca sejumlah penelitian atau jurnal resmi terkait dengan stroke dan insomnia.

4. Diabetes

Tak hanya pola makan bergizi, gaya hidup yang tertata dengan baik juga andil dalam pencegahan penyakit diabetes ini. Tidur yang cukup merupakan kunci pentingnya. Untuk itu, bijaklah dalam mengelola waktu yang Anda punya. Jangan maksimalkan bekerja apabila kebutuhan mutlak untuk fisik harus terkesampingkan.

Perlu Anda ketahui, saat tertidur dengan pulas, tubuh akan menjalankan tugasnya dengan baik. Entah itu untuk melakukan proses pencernaan, menyaring zat gizi dari makanan yang dikonsumsi, bahkan mendetoks tubuh agar racun bisa keluar keesokan harinya.

Penelitian tahun 2012 menunjukkan keterkaitan kurang tidur dengan resistansi insulin merupakan tanda faktor risiko diabetes. Remaja yang sehat dengan waktu tidur yang relatif pendek memiliki resistansi insulin yang tertinggi, yang berarti tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif, dengan demikian salah satu akibat kurang tidur adalah alarm munculnya diabetes.

5. Tulang Keropos

Selain peran kalsium yang dapat mendongkrak kesehatan tulang, tidur yang benar rupanya juga menempati posisi yang cukup tinggi. Studi yang dilakukan pada tahun 2012 menyatakan bahwa kurang tidur yang dilakukan secara terus menerus berpotensi mengakibatkan osteoporosis.

Peneliti menemukan perubahan kepadatan tulang dan sumsum tulang pada tikus. Efek yang serupa mungkin akan terjadi pada manusia apabila mereka insomnia dan sering begadang di malam hari.

6. Kanker

Urutan selanjutnya ditempati oleh kanker, pembunuh terganas yang acapkali tidak disadari keberadaannya ini juga akan terjadi apabila Anda terlalu sering insomnia. Penelitian tahun 2010 menemukan bahwa diantara 1.240 orang yang terkena kanker kolorektal atau kanker usus, 338 diantaranya menjalankan aktivitas tidur malam yang kurang dari 6 jam.

Bahkan setelah pengendalian faktor risiko tradisional, polip usus cenderung akan menyerang orang-orang yang kerap insomnia.

Dampak kurang tidur lainnya yakni menghampiri pasien kanker p4yud4ra dimana mereka lebih cepat kambuh dibanding pasien lain yang tidur malamnya teratur. Tidur yang tepat merupakan langkah pencegahan paling efektif untuk menghindari risiko dan kekambuhan penyakit kanker.

7. Kulit Rusak

Anda mungkin pernah mengalami mata panda atau kulit pucat saat satu malam saja tidak bisa tertidur pulas. Apabila insomnia terus berlanjut, kemungkinan tersebut dapat menjadi kian parah dan menjadi permanen, yakni menimbulkan lingkaran hitam di bawah mata, kulit dan garis-garis halus yang pucat di wajah akan sulit sekali untuk dihilangkan.

Dampak kurang tidur ini akan mengenai elastisitas kulit yang akan menjadi rusak dan membuat look wajah seolah kelelahan.

Kelelahan kronis akibat kurang tidur menyebabkan stress dan menghambat produksi homon kortisol, yang memecah protein dalam kulit dan membuat kekenyalan kulit menurun. Oleh karena itu, bagi Anda yang mendambakan bisa tetap awet muda, maka anda pun harus menjaga waktu tidur yang cukup.

8. Berat Badan Berlebih

Tidur yang dilakukan dengan cara tepat akan membantu tubuh mengendalikan nafsu makan dan menahan seseorang untuk cepat lapar. Orang yang kurang tidur otomatis lebih gampang lapar dan gemar makan.

Hal ini disebabkan karena produksi hormon gherlin yang merangsang rasa lapar dan menurunkan produksi leptin meningkat. Apabila kejadian ini terus berlangsung, berat badan Anda akan naik secara berlebihan.

Kalau sudah obesitas, penyakit mematikan bukan tidak mungkin akan menghampiri tubuh secara tiba-tiba. Untuk menghindari dampak negatif akibat kurang tidur ini, Anda bisa mengakalinya dengan menyusun rencana untuk keesokan hari.

9. Gampang Lupa

Anda mungkin pernah ingat ketika suatu hari pernah lelah dan lupa. Pelupa dan tidak fokus karena malamnya Anda hanya tidur bentar. Ternyata, insomnia berat memberikan efek yang cukup menakutkan, yakni kognitif permanen.

Semakin pendek waktu untuk tidur, maka semakin sedikit kita memperoleh keuntungan proses penyimpanan memori saat tidur. Huffpost (2013) mengemukakan bahwa kerusakan otak dapat terjadi akibat kurang tidur.

10. Kematian

Dampak kurang tidur yang selanjutnya adalah kematian. Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa orang yang memiliki pola tidur tidak teratur, mereka berada pada tingkat kematian lebih tinggi daripada mereka yang tidur teratur. Orang yang kurang tidur juga rentan terhadap kardiovaskular dan darah tinggi.

Bijaklah dalam menggunakan waktu Anda, penuhi jam tidur yang berkualitas, tetaplah jaga kesehatan fisik dengan baik. Selagi masih sehat, sayangilah tubuh Anda dengan baik agar masa tua bisa Anda lalu dengan bugar dan sehat.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*