Cara Sehat Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Oatmeal

cara sehat menurunkan berat badan dengan diet oatmeal
loading...

Memiliki berat badan yang ideal tentunya bukan hanya menjaga kecantikan tubuh saja, namun juga digunakan untuk menjaga kesehatan, salah satunya mencegah penyakit obesitas. Salah satu cara yang digunakan untuk menjaga berat badan atau menurunkan berat badan adalah dengan menjalani program diet.

Diet merupakan suatu cara yang dilakukan dalam membatasi makanan tertentu, seperti menghindari makanan yang mendung lemak, kolesterol dan karbohidrat. Namun seringkali, banyak orang yang gagal menjalankan program diet, sebab dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka Anda bisa menjalankan program diet tanpa harus merasa kelaparan, yaitu dengan menjalankan diet oatmeal. Apa itu diet oatmeal? Sama halnya dengan namanya, diet oatmeal merupakan program diet yang mewajibkan seseorang untuk mengkonsumsi oatmeal yang merupakan bubur gandum atau havermut.

Konsep dasar dari diet oatmeal ini adalah sebagai pengganti menu utama. Misalnya di pagi hari dibuka dengan sarapan bubur oatmeal, kemudian makan siang menggunakan lauk pauk dan nasi, serta di malam hari ditutup dengan makan bubur oatmeal lagi.

Dalam hal tersebut, tentunya mengkonsumsi oatmeal tidak serta merta dapat langsung menurunkan berat badan Anda, karena diet oatmeal ini digunakan sebagai pengganti porsi makan Anda serta mengurangi kalori dalam tubuh.

Umumnya, kalori yang dibutuhkan oleh tubuh adalah 1200 hingga 1600 kalori per hari agar dapat menurunkan berat badan. Sehingga dengan melakukan diet oatmeal selama seminggu maka akan membantu menurunkan berat badan sebesar 1 hingga 5 kilogram. Namun per hari kalori yang harus dikurangi adalah sejumlah 500 hingga 1000 kalori.

Dengan begitu maka selain menjalankan diet oatmeal dalam menurunkan berat badan, maka perlu juga ditunjang dengan olahraga. Namun perlu Anda ketahui, jangan terlalu banyak menurunkan kalori dalam tubuh, sebab dapat memperlambat metabolisme tubuh.

Cara Melakukan Diet Oatmeal Yang Benar

Lalu bagaimana cara melakukan diet oatmeal yang benar? Pada umumnya, diet oatmeal berlangsung selama 2 minggu, dimana Anda diwajibkan mengkonsumsi oatmeal 3 kali sehari pada makan pagi, siang dan malam di minggu pertama. Dimana dalam satu minggu tersebut Anda hanya mengkonsumsi bubur gandum utuh. Perlu diperhatikan, oatmeal yang digunakan bukan instan namun alami buatan sendiri.

Setelah tahap minggu pertama, maka minggu ke 2 mulai mengurangi frekuensi makan oatmeal. Yaitu Anda bisa mengkonsumsi oatmeal 1 hingga 2 kali, kemudian satunya lagi dengan mengkonsumsi nasi, lauk pauk dan lainnya. Di minggu kedua ini, Anda juga harus mengkonsumsi buah dan sayur, bahkan Anda juga boleh mengkonsumsi oatmeal instan.

Oatmeal merupakan gandum utuh yang termasuk dalam jenis karbohidrat kompleks, sehingga di dalam tubuh oatmeal ini akan dicerna lebih lama. Dengan demikian, maka dapat memperlambat proses pencernaan yang akan membantu memperlambat rasa lapar, karena menimbulkan efek kenyang yang lebih lama.

Satu mangkuk oatmeal mengandung 28 gram karbohidrat, sehingga jika Anda menggunakan diet oatmeal maka Anda tetap bisa menjalankan program diet sekaligus tidak merasa kelaparan. Satu mangkuk oatmeal atau 250 gram yang dimasak menggunakan air, mengandung 1,5 gram lemak dan 160 kalori.

Nilai rendah kalori ini sendiri dihasilkan dari kandungan serat yang dimiliki oleh gandum. Sehingga dalam satu mangkuk oatmeal akan mencukupi 4 serat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh dari sebanyak 250 gram.

Biasanya gandum memiliki kandungan kalori lebih rendah dibandingkan pada biji-bijian atau olahan lain seperti hevermint instan. Sehingga dapat membantu untuk menekan jumlah asupan kalori setiap harinya. Bahkan beberapa penelitian mengungkapkan bahwa diet oatmeal dapat membuat orang mengalami penurunan badan serta mengecilkan perut buncit dan lingkar pinggang.

Manfaat Oatmeat Selain Untuk Diet

Selain menurunkan berat badan, ternyata oatmeal juga memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Bahkan beberapa pakar kesehatan menyebutkan bahwa oatmeal sangat cocok dijadikan sebagai menu sarapan.

Manfaat oatmeal sebagai menu sarapan yaitu:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Dengan kandungan senyawa kimia berupa lignan, maka manfaat oatmeal adalah untuk mencegah penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung. Selain oatmeal, bahan makanan yang mengandung lignan yaitu arprikot, brokoli dan biji rami.

Sebuah penelitian mengungkapkan bawa pria yang mengkonsumsi oatmeal setidaknya 1 mangkuk per hari maka dapat menurunkan risiko terkena penyakit gagal jantung.

2. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Selain untuk menjaga kesehatan jantung, manfaat oatmeal lainnya adalah untuk mencegah tekanan darah tinggi. Hal ini karena kandungan serat yang ada di oatmeal mampu menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Bahkan wanita menopause direkomendasikan untuk mengkonsumsi oatmeal setidaknya 6 porsi setiap minggunya, agar terhindar dari penyakit tekanan darah tinggi.

3. Menurunkan Kolesterol

Oatmeal memiliki kandungan serat larut yang sama pada buah apel dan pir. Dimana serat larut ini mampu menghambat penyerapan kolesterol LDL yang menjadi pemicu penyakit jantung dan stroke. Sehingga manfaat oatmeal adalah dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

4. Kenyang Lebih Lama

Keunggulan oatmeal sebagai menu sarapan adalah agar merasa kenyang lebih lama. Hal ini karena dalam 1 mangkuk oatmeal mengadung 28 gram karbohidrat yang akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama hingga waktu makan siang tiba.

5. Menyehatkan Mata

Oatmeal merupakan jenis makanan yang mengandung vitamin A sangat tinggi, yang tentunya jenis vitamin ini berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata secara keseluruhan. Dengan mengkonsumsi oatmeal maka kita akan terhindari dari katarak dan penyakit rabun jauh.

6. Harga Terjangkau

Kelebihan lain jika oatmeal digunakan sebagai menu sarapan adalah harganya terjangkau. Bahkan di swalayan harga oatmeal instan tidak terlalu mahal. Lebih terjangkau lagi, jika Anda membuat oatmeal sendiri di rumah.

Meskipun diet oatmeal ini memiliki manfaat bagi kesehatan serta mampu menurunkan berat badan secara efektif, namun banyak juga yang enggan untuk menjalankannya. Sebab memang oatmeal memiliki rasa yang hambar.

Padahal jika Anda kreatif, cara mengolah oatmeal bisa dikreasikan menjadi berbagai menu yang lezat. Misalnya mengolah oatmeal dengan buah, tentunya akan menambah cita rasa dan kelezatannya. Atau mungkin Anda bisa mengolah oatmeal dengan daging ayam atau dibuat menjadi bubur ayam. Namun ingat! Pilih daging ayam yang memiliki kandungan rendah lemak.

Tips Cara Mengolah Oatmeal

Perlu Anda perhatikan! Diet oatmeal yang dilakukan dengan cara benar memang dapat menurunkan berat badan karena membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Namun terdapat beberapa risiko yang perlu diperhatikan ketika menjalankan diet oatmeal.

Dimana diet oatmeal bisa mengekang, karena selama 1 minggu pertama Anda hanya boleh mengkonsumsi oatmeal sebagai hidangan utama. Sehingga sebelum menjalankan diet oatmeal, perlu memiliki tekad yang kuat.

Selain itu, diet oatmeal merupakan diet yang rendah lemak dan kalori, sehingga beberapa dokter mungkin menganggap jika asupan kalori dari diet oatmeal tak dianggap sebagai diet sehat. Namun hal tersebut, tentunya bisa diatasi dengan menaikkan jumlah kalorinya dengan menaikan takaran saji per makan.

Cara mengolah oatmeal agar dapat menaikan jumlah kalori yaitu dengan menambahkan susu skim atau yogurt low fat dengan air panas biasa. Atau bisa dengan menambahkan buah-buahan dan toping lainnya.

Kemudian, pada minggu ke dua diet oatmeal, Anda bisa dengan mengkonsumsi makanan yang berprotein tinggi, misalnya dengan steak daging tanpa lemak, dada ayam atau ikan. Dan untuk selingan di malam hari, bisa dengan menggunakan cemilan rendah lemak dan kalori, agar Anda tidak bosan dalam menjalani diet oatmeal.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*